Teks Cerita Fabel 3.15 Pertemuan Daring 1

Kita akan mengenal teks fabel dari segi

Bacalah Contoh Cerita Fabel Berikut Ini.

Maka pengertian fabel adalah sebagai berikut.

Secara etimologis fabel berasal dari bahasa latin fabulat. Fabel merupakan cerita tentang kehidupan binatang yang berperilaku menyerupai manusia. Fabel termasuk jenis cerita fiksi, bukan tentang kehidupan nyata. Fabel sering disebut sebagai cerita moral karena pesan yang ada di dalam fabel berkaitan dengan moral (kebaikan).

Ciri – ciri teks fabel adalah sebagai berikut.

1.Fabel mengambil tokoh para binantang;

2.Watak tokoh binatang digambarkan ada yang baik dan ada yang buruk (seperti watak manusia);

3.Tokoh para binatang bisa berbicara seperti manusia;

4.Cerita fiksi yang menunjukkan rangkaian peristiwa kejadian sebab-akibat; Rangkaian sebab-akibat diurutkan dari awal sampai akhir;

5.Fabel biasanya menggunakan latar alam (sungai, hutan);

6.Cerita fabel berisi pesan moral (kebaikan);

7.Ciri bahasa yang digunakan (a) kalimat naratif / peristiwa (Katak mendatangi Ikan yang sedang kehujanan, Semut menyimpan makanan di lubang, (b) kalimat langsung yang berupa dialog para tokoh, dan (c) menggunakan kata sehari – hari dalam situasi tidak formal (bahasa percakapan).

Unsur – unsur intrinsik

Unsur intrinsik adalah unsur pembentuk karya sastra dari dalam. Unsur – unsur intrinsik yang tertdapat dalam teks fabel, diantaranya :

1.Tema (ide pokok atau inti cerita)

2.Tokoh (pemeran dalam cerita, terdiri atas tokoh protagonis, antagonis, tritagonis, dan figuran

3.Penokohan ( sifat / karakter / watak yang dimilki tokoh)

4.Latar ( tempat, waktu, suasana dalam cerita)

5.Alur (jalannya cerita, bisa berupa alur maju, alur mundur, atau alur campuran)

6.Sudut pandang (gaya pengarang dalam bercerita, bisa berupa sudut pandang orang pertama (aku/saya) dan sudut pandang orang ketiga (nama tokoh)

7.Amanat (pesan yang disampaikan oleh pengarang, bisa berupa amanat tersurat / tersirat)

Jenis – jenis teks fabel sebagai berikut.

Ditinjau dari pemberian watak & latarnya

1.Fabel alami, yaitu fabel yang menggunakan tokoh binatang seperti keadaan dan menggunakan alam sebagai latar. Misalnya, kura – kura diberi watak lamban, singa berwatak buas dan ganas, kancil minum di pinggir sungai.

2.Fabel adaptasi, yaitu fabel yang mengubah watak asli tokoh pada dunia nyata dan menggunakan tempat – tempat lain sebagai latar (rumah, jalan raya). Misalnya landak yang pemalu, burung mencari makan di restoran.

Ditinjau dari kemunculan pesan

1.Fabel dengan koda, yaitu fabel yang memunculkan secara eksplisit pesan pengarang di akhir cerita, misalnya sejak kejadian itu, penghuni hutan hidup tolong menolong.

2.Fabel tanpa koda, yaitu fabel yang tidak memunculkan secara eksplisit pesan pengarang di akhir cerita.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *