Hormon dan Penyakit Pada Organ Reproduksi

Hormon dan Penyakit Pada Organ Reproduksi

Oke kita lanjutkan bahasan kita tentang sistem reproduksi pada manusia, dalam kesempatan ini kita akan membahas tentang Hormon, penyakit menular seksual dan Hal Penting yang harus kita Ketahui dan Fahami yang berkaitan dengan perkembangan organ reproduksi pada manusia.. Skuyy kita mulai dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim.

Hormon yang terlibat dalam sistem reproduksi manusia

Berikut ini adalah hormone yang terlibat dalam system reproduksi :

1. Follicle stimulating hormone (FSH)

Hormon reproduksi FSH diproduksi di kelenjar pituitari, yaitu kelenjar di otak yang berukuran sebesar kacang polong. Hormon ini memiliki peranan penting terhadap perkembangan seksual seseorang.

Selain memengaruhi perubahan fisik saat memasuki masa pubertas, hormon FSH pada wanita juga memiliki peran terhadap proses pembentukan sel telur di ovarium serta turut mengendalikan siklus menstruasi. Sementara pada pria, hormon FSH berfungsi untuk mengendalikan produksi sperma dan perkembangan organ kelamin.

2. Luteinizing hormone (LH)

Hormon LH juga diproduksi di kelenjar pituitari dan kerjanya saling melengkapi dengan hormon FSH. Pada wanita, hormon reproduksi ini memengaruhi kerja ovarium, pelepasan sel telur (ovulasi), siklus menstruasi, dan kesuburan. Sementara pada pria, LH merangsang produksi testosteron, yang memengaruhi tingkat produksi sperma pria.

3. Hormon testosteron

Kadar hormon testosteron pada pria lebih tinggi dibandingkan wanita. Hormon ini akan mengalami peningkatan selama masa pubertas. Fungsi hormon testosteron pada pria antara lain produksi sperma, kepadatan tulang, dan juga massa otot, sehingga hormon ini mampu memengaruhi perubahan fisik dan emosional pria secara signifikan.

Sementara itu, fungsi hormon testosteron pada wanita adalah mengontrol suasana hati dan menjaga tulang tetap kuat, meringankan nyeri, serta menjaga kemampuan berpikir.

4. Hormon estrogen

Kadar hormon estrogen pada wanita lebih tinggi dibandingkan pria.  Hormon estrogen pada wanita memiliki peran penting dalam perkembangan seksual saat masa pubertas. Selain itu, hormon ini juga berperan mengendalikan pertumbuhan dinding rahim selama siklus menstruasi dan masa awal kehamilan, serta mengatur berbagai proses metabolisme, termasuk pertumbuhan tulang dan kadar kolesterol.

5. Hormon Progesteron

Hormon progesteron adalah suatu jenis hormon yang diproduksi oleh ovarium (indung telur). Bersama dengan hormon estrogen, jenis hormon ini juga dikenal sebagai hormon seks wanita. Fungsi progesteron paling banyak dihasilkan oleh kelenjar adrenal dan korpus luteum di ovarium. Korpus luteum adalah kelenjar endokrin sementara yang terbentuk dari folikel ovarium yang kosong setelah proses ovulasi (pembuahan). Baik hormon progesteron dan estrogen bertanggung jawab untuk melepaskan sel telur dari ovarium pada saat proses pembuahan. Sejumlah fungsi hormon progesteron itu sendiri adalah:

a.       Memperkuat jaringan rahim untuk persiapan penempelan (implantasi) sel telur yang sudah dibuahi. 

b.      Menjaga endometrium atau lapisan rahim bagian dalam selama masa kehamilan.

c.       Mencegah ovarium menghasilkan sel telur terlalu banyak selama masa kehamilan. 

d.      Mencegah terjadinya kehamilan ganda. 

e.       Menghentikan kontraksi otot pada tuba falopi posterior untuk perpindahan sel telur. 

f.       Berperan penting dalam perkembangan janin. 

g.      Merangsang jaringan payudara dalam memproduksi air susu ibu (ASI). 

h.      Memperkuat otot-otot panggul sebagai persiapan persalinan. 

i.        Menghentikan kontraksi otot pada tuba falopi posterior untuk perpindahan sel telur.

PMS (Penyakit Menular Seksual)

Berikut dibawah ini beberapa penyakit menular seksual yang penting untuk diketahui :

1. Sifilis

Sifilis merupakan salah satu jenis infeksi penyakit menular seksual akibat kehadiran bakteri yang disebut Treponemapallidum. Sifilis dapat dideteksi dari adanya luka kecil tanpa rasa sakit di organ kelamin, anus atau bahkan di dalam rongga mulut.

Sifilis membuat penderitanya mengalami nyeri di alat kelamin, lalu tumbuh bisul, kemudian diikuti dengan pembengkakan kelenjar getah bening serta demam. Jika tidak diobati dengan baik, maka sifilis bisa menyebabkan kegagalan organ dan kematian.Penularan sifilis terjadi ketika ada interaksi seksual, baik seks biasa maupun seks oral. Sifilis tidak dapat menulari orang lain melalui penggunaan barang-barang bersama atau pertukaran air liur.

2. Gonore

Penyakit gonore lebih banyak diidap para pria, terutama pria biseksual di kawasan negara berkembang. Tingkat kesadaran penggunaan kondom yang rendah memicu penyakit gonore. Gonore merupakan penyakit menular seksual berupa cairan nanah putih dan kekuningan. Penyakit gonore dapat menginfeksi rongga mulut.

Gonore adalah penyakit penyakit menular seksual lainnya yang terjadi akibat bakteri. Gonore membuat penderitanya mengalami rasa sakit saat buang air kecil, keluarnya cairan abnormal di alat kelamin, serta demam. Gonore yang tidak ditangani bisa memecah sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan kematian.

Dalam tes laboratorium, beberapa jenis obat kumur (yang mengandung alkohol 21,6 persen) dapat mengurangi tingkat bakteri gonore, sedangkan larutan garam tidak ampuh mengurangi bakteri gonore.

3. HIV AIDS

HIV AIDS merupakan salah satu penyakit yang tersebar dalam bentuk virus dan hingga saat ini masih belum ditemukan cara untuk menyembuhkannya. Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS, terdapat beberapa hal yang perlu diingat oleh masyarakat.

Beberapa perilaku sederhana yang dilakukan sehari-hari saja sebenarnya dapat membuat seseorang terhindar dari penyebaran HIV AIDS. Selain itu juga terdapat cara penanganan jika seseorang memang berisiko terkena penyakit tersebut.

AIDS adalah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan membuat tubuhmu jadi rentan terhadap semua jenis infeksi yang bisa berakhir dengan kematian.

5. Herpes

Herpes adalah penyakit kulit yang cukup umum ditemui. Penyakit ini ditandai dengan munculnya gelembung-gelembung berisi cairan yang berkelompok di permukaan kulit. Herpes kadang juga disebut penyakit cacar oleh sebagian orang. Penyebab herpes kulit adalah virus herpes yaitu virus HSV.

Seperti penyakit menular seksual lainnya. Herpes juga disebabkan karena infeksi virus yang membuat daerah genital sakit lalu menurunkan sistem kekebalan tubuh dan bisa berujung pada kematian.

6. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit menular seksual yang terjadi karena infeksi bakteri dan kebanyakan menyerang perempuan. Trikomoniasis yang menular ini menyebabkan vagina gatal, nyeri, dan bau. Kemudian penyakit ini juga bisa meningkatkan risiko kanker rahim yang mampu membahayakan nyawa. Salah satu gejala penyakit ini adalah keluarnya cairan berwarna kekuningan dari vagina dan rasa gatal. Biasanya terjadi tiga sampai 28 hari setelah infeksi terjadi.

Untuk lebih jelas tentang pembahasan hormon dan penyakit, yuk simak penjelasan di bawah ini :

Hal penting untuk diketahui

“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk” [al-Isrâ’/17:32].

Perlu kita sadari kita yang sedang belajar disini semuanya memiliki organ reproduksi, bersyukurlah bagi kalian yang telah mimpi basah untuk laki – laki dan telah Haid bagi yang perempuan, karena jika seseorang telah mimpi basah atau haid artinya dirinya telah dewasa dan hal itu normal, selain itu berikut beberpa hal yang harus digahami saat seseorang telah baligh :

1.      Organ reproduksi sudah aktif dalam artian bagi laki – laki, ia sudah bisa membuahi sel telur oleh spermanya begitupun untuk perempuan, ia sudah bisa mengandung/hamil setelah dibuahi sel telurnya oleh sperma. Hal ini perlu di syukuri karena anda bisa mendapatkan keturunan.

2.      Kematangan organ reproduksi menjadi peluang bagi syaitan untuk menjerumuskan manusia kedalam perbuatan keji. Karena ketika organ reproduksi sudah matang maka rasa ketertarikan kepada lawan jenis akan muncul atau menguat. Yang menjadi berbahaya dalam hal ini ketika tidak bisa mengendalikan ketertarikan terhadap lawan jenisnya itu.

Di atas telah disampaikan kutipan Firman Allah SWT, bahwa kita jangan mendekati zina. Kenapa untuk mendekatinya (zina) saja dilarang, karena zina itu akan menarik seseorang ketika ia mendekat. Ibarat manusia itu logam besi dan zina itu adalah magnet yang kuat, maka ketika besi mendekati magnet ia akan lemah dan akan tertarik menempe kepada magnet.
Perbuatan apa saja yang dikategorikan perbuatan mendekati zina ? contohnya adalah memonton filem porno, berpacaran, berdua – duaan dengan lawan jenis ditempat yang sepi, bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan muhrimnya dan masih banyak lagi, silahkan bisa ditanyakan kepada ustadz atau guru PAI untuk lebih jelasnya.

3.      Hal terakhir yang terakhir yang perlu diketahui adalah bahwa organ reproduksi manusia (kemaluan) itulah hal yang banyak memasukkan seseorang ke dalam neraka, seperti yang disampaikan dalam hadis berikut :

“Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu beliau berkata, ‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang perkara yang menyebabkan banyak memasukkan seseorang ke dalam surga. Beliau menjawab, ‘Takwa kepada Allah dan berakhlak yang baik’. Beliau ditanya juga mengenai perkara yang banyak memasukkan seseorang ke dalam neraka. Beliau menjawab, ‘Perkara yang disebabkan karena mulut dan kemaluan’,” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Semoga kita dalam lindungan Allah SWT dan mampu menjaga diri dari perbuatan yang dapat mencelakakan diri sendiri.

“Dan bersegeralah kalian kepada ampunan dari Tuhan kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,” 

(QS. Ali Imran: 133).

Tes Pemahaman

Pastikan sebelum melakukan tes, sudah mengingat apa yang telah dipelajari.
Klik disini untuk memulai Tes

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *